Skip to main content
Kelas Ibu Hamil

HKN, Cegah Kematian Ibu dan Bayi: Dinkes Buka Kelas Generasi Sehat

 

AMBONEWS.COM, BENGKULU - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu membuka Kelas Ibu Hamil dan Ibu Balita, guna menciptakan generasi yang sehat, mencegah kematian Ibu dan Bayi serta Stunting.

Kelas Ibu hamil dan kelas Ibu Balita ini diperuntukkan bagi pegawai ASN dan non ASN yang dilaksanakan secara serentak di Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan se Indonesia.

Kelompok Ibu Balita
Kelompok Ibu Balita

Di Dinkes Provinsi Bengkulu, bertempat di Loby Kesmas lantai 2 Dinkes Provinsi Bengkulu pada Selasa (12/11) ini diikuti oleh 54 peserta, yang terdiri dari 44 orang peserta Kelas Ibu Balita, yakni 39 orang ASN Dinkes, 2 orang non ASN Dinkes, 2 orang ASN DP3KB dan 1 orang ASN Diklat Provinsi.

Sedangkan untuk sembilan orang lainnya mengikuti kelas Ibu Hamil, yakni ada enam orang dari ASN Dinkes, satu orang non ASN Dinkes, satu orang ASN DP3KB dan satu orang lainnya merupakan ASN BPS.

Acara yang bertemakan "Menjaga Nutrisi Saat Kehamilan, Menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul" serta"Stimulasi Perkembangan Balita, Menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul" ini tentunya mendapat apresisi yang sangat tinggi dari beberapa Instansi di lingkup Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, kelas ibu hamil ini merupakan salah satu program dari Dinkes Provinsi Bengkulu di mana dalam program ini memberikan kegiatan seperti promosi, edukasi, formasi, pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan terhadap faktor risiko.

"Kelas ibu hamil ini adalah salah satu program kita, Bagaimana ibu-ibu hamil itu punya kelas sendiri, nanti diprogramkan kegiatan-kegiatan seperti promosi, edukasi, formasi, termasuk layanan layanan kesehatan antenatal care, misalnya pemeriksaan terhadap faktor risiko dan sebagainya," sampainya.

Sebab, tambahnya, terkadang Ibu hamil belum terpapar terhadap resiko kehamilan yang tidak diinginkan, Oleh karena itu para ibu hamil ini diberikan semacam edukasi melalui kelas ibu hamil.

Kelas Ibu Balita
Kelas Ibu Balita

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Nelly Hanisa, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, kegiatan ini diperuntukkan untuk ibu hamil dan ibu balita karena dalam upaya memberikan fundamental terhadap mereka, Di mana ibu-ibu hamil yang bekerja ini terkadang lalai dan cenderung tidak memeriksakan kehamilannya.

Untuk itu, Dinkes provinsi Bengkulu memberikan akses, Sehingga nantinya semua pekerja di seluruh instansi pemerintah maupun swasta agar bisa masuk ke dalam program kelas ibu hamil dan ibu balita bagi pekerjanya.

"Kalau ASN, dalam hal ini pada kegiatan Persatuan Dharma Wanita atau PKK, nanti bisa masuk agenda kelas ibu hamil dan ibu balita, sementara untuk instansi swasta, nanti kita akan mencoba melakukan kesepakatan Ke instansi swasta yang berminat, kami akan melayani atau membuka kelas Ibu di instansi tersebut dengan gratis," tandasnya.

Pada kelas-kelas ini, Dinkes Provinsi Bengkulu mendatangkan tenaga ahli yang handal untuk memberikan edukasi kepada para Ibu Hamil dan Ibu Balita ini, yakni Dokter, Perawat dan Bidan, dimana mereka yang telah terlatih TOT secara nasional.

Tenaga yang berkompeten ini memberikan edukasi berupa penyuluhan tentang tumbuh kembang balita mulai dari usia 0 bulan hingga 6 tahun, kemudian juga memberikan penyuluhan tentang gizi, baik untuk Gizi Ibu hamil, Ibu balita dan anak balita, serta melakukan pemeriksaan triple eliminasi seperti HIV/AIDS dan Spilis. (Nay)

Lomba Piring Ambo
Lomba Piring Ambo