Liburan Natal dan Tahun Baru, Harga Tiket Bus Naik 10-20 Persen
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat menjelang liburan perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah penyedia jasa angkutan mulai bersiap-siap dengan menambah armada.
Seperti salah satunya PO Putra Rafflesia, sebuah jasa angkutan Bus yang tergolong ternama di Bengkulu dengan tujuan keberangkatan yang beragam.
Dikatakan Irwan Chisar Apllato selaku Humas dan Advokat PO Putra Rafflesia, untuk saat ini, peningkatan penumpang belum begitu signifikan, penumpang masih ramai seperti libur-libur biasanya.
"Untuk mudik Natal dan tahun baru, kita memprediksikan akan ada peningkatan penumpang, yang jelas kami dari perusahaan tentu menyiapkan tambahan unit (Bus), tapi untuk saat ini peningkatan itu (penumpang) masih seperti biasa, seperti libur-libur biasa," Katanya, saat ditemui langsung di Loket Bus Putra Rafflesia, Jalan P Natadirja Nomor 19 Kota Bengkulu, Selasa (17/12).
Namun, beliau memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal 20 ke atas, lantaran sudah sangat mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru.
Terlebih lagi, pihaknya juga saat ini telah membuka line perjalanan baru, yakni dari Bengkulu ke Medan, Sumatera Utara, untuk itu sekira 40 unit Bus dengan berbagai tipe untuk diturunkan mengantisipasi adanya lonjakan penumpang nantinya.
"Kebetulan, kita juga baru buka line Bengkulu - Medan, mungkin akan lebih rame, kami juga sudah mempersiapkannya, hampir semua armada kita siapkan, kurang lebih sekitar 40 unit, itu Bus medium, ada yang besar dan ada juga yang High S untuk Bengkulu - Lampung," Tambahnya.
Sedangkan untuk tarifnya, pihak PO Putra Rafflesia tengah mengkaji berapa besaran kenaikan harga tiket untuk liburan perayaan Natal dan Tahun Baru ini.
Kemungkinan, harga tiket di setiap tujuan nantinya akan mengalami kenaikan dari 10 sampai 20 persen, namun terkait hal ini masih akan dikaji lagi.
Sebab, kenaikan harga tiket untuk libur perayaan Natal dan Tahun Baru ini ditentukan sendiri oleh perusahaan masing-masing, tidak ditentukan langsung oleh Pemerintah seperti pada libur perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.
"Kita tidak ada batas bawah, kita langsung ke batas atas, kita naiknya langsung ke persentase, kira-kira dari 10 - 20 persen kenaikan (harga tiketnya), kemungkinan nantinya," Demikian Irwan.
Kenaikan harga tiket ini direncanakan mulai berlaku pada tanggal 20 Desember 2019, hingga 10 Januari 2020 mendatang. (Nay)