Skip to main content
Kapolda saat diwawancarai

Ops Lilin Nala, Ribuan Personil Polda Bengkulu Dituntut Kedepankan Preemtif hingga Humanis

Bengkulu (AMBONEWS) - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Guntur Setyanto menegaskan pengamanan Ops Lilin Nala 2021 akan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional dengan menerapkan protokol kesehatan.

Provinsi Bengkulu melibatkan 1.635 personel terdiri 400 personel TNI, 1.005 personel Polri, serta 230 orang dari instansi terkait baik dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, PMI, Senkom, Damkar, Tagana dan Pramuka

"Ribuan personel tersebut nantinya akan ditempatkan di 20 Pos Pengamanan guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas dan di 9 Pos Pelayanan di pusat keramaian, tempat ibadah serta bandara," kata Kapolda, Jumat (24/12/21).

Tidak hanya itu untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 juga akan ditempatkan sejumlah personel di 5 Pos penyekatan.

Sejumlah penekanan disampaikan Kapolri melalui Kapolda Bengkulu kepada personel yang terlibat dalam operasi Lilin diantaranya siapkan mental dan fisik, lakukan deteksi dini guna mencegah aksi yang meresahkan masyarakat, tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, laksanakan pengamanan dan penegakan hukum secara profesional dengan bersinergi, serta menjadi teladan terhadap penerapan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19.

Operasi Lilin Tahun 2021 dengan mengambil tema melalui apel gelar pasukan Operasi Lilin Nala-2021 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal akan dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 24 Desember 2021 SD 2 Januari 2022.