Dititipkan, Seorang Balita Diduga Dicabuli Pamannya
AMBONEWS.COM, Bengkulu Tengah - DA (2,5) diduga menjadi korban pencabulan yabg dilakukan oleh pamannya sendiri saat dititipkan oleh orang tuanya yang pergi menderes karet di kebunnya di Desa Keroya Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah.
Ibu dari Balita ini diketahui sudah tiga bulan menitipkan anaknya kepada pamannya AS (15) dikarenakan ibu korban menderes karet di kebunnya.
Awal diketahui balita ini diduga menjadi korban pencabulan, pada Sabtu siang (4/1) dua rekan korban yakni Redi dan Yemi datang ke rumah dengan maksud untuk menemui Ibu korban, namun tidak ada di rumah.
Kemudian, saat masuk kedalam rumah dan menanyakan keberadaan Ibu korban, mereka melihat DA terbaring di ruang tamu dengan keadaan sesak nafas serta tangan dan kaki gemetar.
Lalu keduanya memanggil AS untuk menanyakan mengapa DA seperti itu, dan AS pun menjawab bahwa DA sedang sakit, Yeni pun menyuruh AS untuk menghubungi Ibu DA agar DA dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa.
Sesampainya di Puskesmas Pagar Jati, DA langsung diperiksa oleh petugas kesehatan, namun petugas kesehatan enggan menjelaskan kepada Ibu korban.
Akan tetapi, petugas Puskesmas meminta Kepala Desa Keroya untuk datang ke Puskesmas dan dijelaskan bahwa DA tidak bisa dirawat di Puskesmas tersebut, melainkan harus dirujuk ke Rumah Sakit lantaran DA diduga kuat menjadi korban pencabulan.
Akibatnya, korban tidak sadarkan diri dan terdapat luka lebam disebelah kiri serta kemaluan korban mengalami bengkak.
Akhirnya, keluarga korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu dan sempat dirawat kurang lebih 24 jam, hingga akhirnya korban dikabarkan meninggal dunia. (Nay)