Skip to main content

Banjir! Traktor Hanyut dan Ratusan Hektar Sawah Gagal Panen

  Bengkulu, ewarta.co - Satu unit traktor milik para petani Desa Lubuk Kembang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong hanyut dan hilang diterjang banjir, akibat meluapnya sungai Air Musi. Menurut Kadus 2 Desa Lubuk Kembang Rizon, bahwa traktor tersebut awalnya sedang membajak sawah, ketika sedang bekerja turun gerimis dan petani menepi. “Tetapi tiba-tiba hujan deras datang dan air sungai meluap. Dan traktor tidak bisa diselamatkan lagi. Banjir juga memutuskan jalan penghubung desa,” kata Rizon (28/4). Selain itu, hamparan Sawah Tanjung diwilayahnya, seluas 80 hektar mengalami penyusutan dan tergerus air Sungai Musi. Sebagian sawah baru mulai ditanam padi hilang diterjang banjir dan beberapa petak tanaman jagung dewasa rusak. Sedangkan di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara, terdapat 12 hektar hamparan sawah padi, 8 hektar diantaranya habis terkikis luapan Sungai Musi. “Padahal tanaman padi sudah dewasa dan diperkirakan 1 bulan atau sebelum lebaran sudah bisa dipanen,” ujarnya. Menurut Kepala BPBD Kabupaten Rejang Lebong, bencana saat ini masih level waspada dan menurut perkiraan, curah hujan masih tinggi hingga Mei 2019. “Sedangkan bencana longsor di Dusun 2 Desa Tabarenah Kecamatan Curup Utara sudah bisa dilewati, namun jalanan masih kotor dengan material tanah dan pengendara harus berhati-hati,” tutup Basuki. (DD)

mgids