Skip to main content
Gubernur Rohidin saat menyambangi rumah keluarga Almh Wina Mardiani.

Sampaikan Duka Cita dan Kuatkan Keluarga, Gubernur Sambangi Rumah Almh Wina

AMBONEWS.COM, Mukomuko - Turut merasakan duka yang mendalam terhadap meninggalnya Wina Mardiani (20), seorang mahasiswi semester 5 FEB Universitas Bengkulu yang menjadi korban pembunuhan, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sambangi rumah duka.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Mukomuko, Gubernur menyempatkan diri untuk menyambangi rumah duka Almh Wina Mardiani di Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rohidin menyampaikan rasa bela sungkawanya kepada keluarga Almh Wina dan menguatkan keluarga agar tetap tabah.

"Saya menyampaikan Bela sungkawa rasa ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya tentu Wina menghadap Allah SWT dan kejadian yang sangat tragis tentu sangat mengiris-iris perasaan luka yang luar biasa, namun di sisi lain tentu kita sebagai seorang yang beriman kita mengikhlaskan kepergian almarhumah, karena itu sesuai dengan janji Ijal yang diberikan Allah SWT," Sampai Gubernur.

Disamping itu, Gubernur Rohidin juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku serta diberikan hukuman seberat-beratnya, sesuai dengan hukum yang berlaku terhadap apa yang telah ia lakukan terhadap Almh Wina.

"Saya minta keluarga agar dapat mengiklaskan Kejadian ini, namun aparat penegak hukum tidak boleh berhenti dan harus serius memberikan terhadap kasus ini agar dapat diungkap sampai ke akar-akarnya, persoalan sebenarnya apa, Siapa saja yang terlibat, Bagaimana kronologis yang terjadi agar bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, dan tentu bagi pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya sesuai dengan tindakan kriminal yang dilakukan," Tegas Rohidin.

Sekedar mengingatkan, beberapa waktu lalu, Wina Mardiani (20) dinyatakan hilang, setalah empat hari, keluarga menemukan Wina terkubur di rawa-rawa yang tidak jauh dari kos-kosannya.

Saat ditemukan tersebut, kondisi mayat Wina dalam keadaan tertelungkup dengan kaki dan tangan terikat serta kepala yang tertutup karung.

Hingga saat ini, pihak Polres Bengkulu masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian pelaku utama, namun satu orang pelaku penadah motor korban sudah ditetapkan sebagai tersangka. (Nay)