Ini Penjelasan IDI Bengkulu Terkait Meninggalnya Dokter Yang Disebut PDP Covid-19
AMBONEWS.COM, Bengkulu - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bengkulu dr Syafriadi berikan penjelasan mengenai riwayat dr Prijambodo Miloredjo yang dikabarkan meninggal saat berstatus PDP Covid-19.
Sekira dua puluh tahun lalu, mendiang dr Prijambodo ini merupakan dokter spesialis paru yang bertugas di RSUD M Yunus Bengkulu.
Menjelang masa pensiun, mendiang pindah tugas ke BKKBN hingga pensiun sekira sepuluh tahun lalu dan tinggal di Jakarta.
Namun, karena pasiennya masih banyak di Bengkulu dan banyak permintaan, jadi mendiang dr Prijambodo ini setiap dua kali dalam satu bulan datang ke Bengkulu untuk memeriksa pasiennya.
Dalam tiga tahun belakangan, mendiang dr Prijambodo ini tidak lagi membuka praktek dan memeriksa pasien, lantaran anaknya yang juga berfrofesi sebagai dokter spesialis jantung bertugas di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta tidak mengizinkan lagi.
"Terakhir umurnya 76 tahun, jadi meninggalnya di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta karena penyakit tua, geriatrik, jadi bukan karena Covid-19, harus diluruskan dan diklarifikasi pemberitaan yang ada itu, bukan karena Covid-19, bukan juga karena PDP, bukan," Jelas dr Syafriadi.
Menurut informasi, mendiang dr Prijambodo ini akan dimakamkan di Jakarta, mengingat beliau telah lama menetap dan keluarganya ada di Jakarta.
Nay